RANGKA PLAFON TAHAN LAMA DAN KUAT

Desain interior selalu menjadi pertimbangan utama dalam penciptaan suasana nyaman dalam sebuah ruangan di dalam rumah atau bangunan lainnya. Salah satu bagian desain interior yang menjadi pusat perhatian adalah plafon ruangan yakni merupakan langit-langit ruangan yang mampu memberikan kesan indah pada sebuah ruangan.

rangka plafon akustik

PENGERTIAN DAN FUNGSI PLAFON

Plafon merupakan langit-langit atau pembatas antara rangka bangunan dengan rangka atap dan juga merupakan pengukur tingginya sebuah ruangan yang dibatasi dengan atap ruangan. Plafon juga berfungsi untuk menahan panas matahari dari bagian atap rumah yang masuk ke dalam ruangan, begitupun menahan suara jatuhnya hujan pada atap genteng yang kadang kala mengganggu ketenangan di dalam rumah.

Plafon juga merupakan pembatas antara rangka bangunan dengan rangka atap menuju ruangan. Sehingga di bagian atas plafon bisa tersimpan berbagai kabel listrik agar tidak nampak. Sehingga ruangan terlihat lebih rapi dah indah.

Tidak hanya fungsi utamanya, plafon juga adalah sebagai nilai estetika atau keindahan dalam sebuah ruangan. Saat ini pun terdapat banyak jenis plafon yang dipasang dengan berbagai bahan papan serta dengan hiasan plafon yang semakin beragam. Khususnya pada bagian plafon untuk pemasangan bola lampu yang kini memiliki ragam corak dan motif indah sesuai desain interior yang anda inginkan.

JENIS-JENIS PLAFON

Terdapat banyak jenis plafon sesuai dengan bahan dan karakteristiknya yang bisa anda pilih dan sesuaikan dengan desain interior yang anda aplikasikan. Adapun beberapa jenis plafon yang umum digunakan adalah:

Bahan triplek

Plafon ini secara umum bisa dipasang dengan lembaran atau dipotong persegi. Bahan triplek bisa dipasang pada rangka menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 yakni dengan ukuran kayu 60 cm x 60 cm. Namun, plafon ini lebih mudah rusak jika terkena air.

Bahan Gypsum

Plafon dari bahan gypsum banyak dipilih karena memiliki desain yang lebih artistik baik untuk pinggiran plafon maupun hiasan untuk tempat bohlam lampu. Bahan gypsum lebih kuat dan mudah dipasang, namun mudah rusak apabila terkena rembesan air. Pemasangannya digunkan dengan rangka kaso maupun besi hollow 4/4/ dan 4/2.

Bahan Eternit atau Asbes

Plafon dari bahan asbes lebih ringan dan mudah diperbaiki. Cara pemasangannya pun dengan rangka menggunakan kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60 cm x 60 cm.

Bahan Plafon Fiber atau Serat

Plafon fiber adalah dengan menggunakan papan GRC Board atau Glassfiber Reinforced Cement yang dipasang dengan rangka menggunakan kaso 4/6 atau 5/7 atau pun dengan menggunakan besi hollow dengan ukuran 40 mm x 40 mm. Plafon ini pun lebih tahan api, tahan air, ringan dan luwes.

Bahan Akustik Board

Keunggulan khusus dari plafon ini adalah dapat meredam kebisingan karena memiliki ketahanan terhadap batas ambang kebisingan. Plafon ini dapat dipasang dengan rangka kayu atau bahan metal pabrikan. Selain itu, bahannya pun lebih ringan dan mudah diperbaiki.

PEMASANGAN PLAFON DAN RANGKANYA

Secara umum, pemasangan plafon pada sebuah ruangan dapat dilakukan dengan membuat rangka terlebih dahulu. Dalam pembuatan rangka plafon perlu memperhatikan ceiling system yakni konstruksi plafon dengan membuat kisi-kisi atau rangka berupa petak-petak yang berfungsi sebagai penyangga untuk susunan plafon.

Konstruksi plafon terdiri dari 2 tipe, yaitu:

  • Expos Grid, yaitu menonjolkan kisi-kisi rangka plafon. Jenis konstruksi ini pun biasa diterapkan pada desain plafon suspended atau untuk konvensional dengan bentuk yang rata.
  • Concealed Grid, yaitu rangka dengan sistem sambungan yang menghasilkan penampilan mulus dan bersih sehingga tidak nampak sambungannya. Jenis konstruksi ini sering digunakan untuk plafon Chatedral dan juga desain Dome atau desain berbentuk kubah.

Adapun jenis rangka plafon yang sering digunakan saat ini seperti:

  1. Rangka Kayu

Rangka kayu saat ini memang sudah jarang dilakukan, karena jenis kayu yang dibutuhkan semakin sulit didapat. Selain itu, akan lebih baik pula kayu diserut terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil plafon lebih rata, karena itu pengerjaannya menjadi semakin lama. Selain itu, dengan rangka kayu lebih mudah dimakan rayap dan kemungkinan rusak lebih besar. Namun, rangka kayu ini biasa digunakan untuk pemasangan papan triplek dan juga papan gypsum.

  1. Rangka Metal

Untuk rangka metal yakni menggunakan besi hollow atau dengan metal furing. Bahan rangka ini lebih awet dan tidak mudah rusak karena tahan rayap dan pengerjaannya pun lebih cepat dan rapi. Rangka plafon dengan metal furing atau hollow ini menggunakan sistem suspended ceiling.

Pengerjaan sistem ini dapat menghasilkan kisi-kisi dari metal yang digantung di bagian bawah atap atau dak beton. Maka kisi-kisi tersebut dapat ditutup dengan menggunakan papan gypsum, triplek atau lainnya. Untuk memasang rangka plafon metal ini adalah dengan cara mengukur garis ketinggial plafon terlebih dahulu. Garis tersebut diukur sesuai sekeliling ruangan yang akan dibuat rangka. Hingga kemudian dari gambar garis bisa disatukan titik tersebut.

Selanjutnya adalah memasang siku metal atau wall angle yakni sebagai penyangga metal furing. Setelah menempatkan siku metal pada garis maka siku metal dapat dibor dengan jarak antar baut atau sekrup adalah 40 cm dan juga dipasang dengan cara saling tindih. Setelah siku metal terpasang seluruhnya maka bisa dibuat garis pada setiap 40 cm sebagai tanda pemasangan metal furing atau hollow.

Untuk tahap selanjutnya adalah penggunaan kawat penggantung dan besi bracket atau angle clipsebagai ciri khusus dari sistem suspended ceiling. Pemasangan bracket dan hanger ini adalah sebagai penguatan rangka, sehingga tahapan akhir adalah pemasangan papan plafon.

Rangka plafon berlapis Galvanis

Galvanis atau galvanized steel merupakan jenis material yang dinilai lebih kokoh dan kuat karena memiliki lapisan yang tahan karat galvanis yang mampu melindungi baja dari berbagai polutan yang dapat menyebabkan munculnya karat pada materi. Bahan ini pun memiliki daya tahan lebih lama karena terbut dari HI TEN G550 + Alumunium + Si 1,5%. Bahan ini pun tahan rayap dan ramah lingkungan.

Material baja ini didapat dari Ceiling suspension yang memiliki empat tipe yang memiliki spesifikasi berbeda tergantung pada kapasitas beban dari material tersebut, ukuran dari wall angle atau siku, balok utama atau main tee dan juga untuk balok anak atau cross tee.

Salah satu tipe material Galvanis seperti tipe T325 Series dengan spesifikasi warna polished white, memiliki bahan material Hot-Dipped yakni telah melalui proses pelapisan baja dengan cara sistem pencelupan. Adapun pada tahap pemasangan rangka berlapis Galvanis ini telah mengikuti standar ASTM C 36 atau American Standard for Testing and Material.

Untuk pemasangan plafon juga perlu disesuaikan dengan keadaan atau kondisi bangunan rumah, serta desain interior dalam sebuah ruangan. Sehingga bisa dipertimbangkan berbagai hal terutama pembuatan rangka dan bahan plafon yang cocok. Untuk itu, kami siap memberikan layanan jasa pemasangan plafon paling terbaik dan memuaskan untuk anda.

Save